BERPIKIR
KRITIS (CRITICAL THINKING)
Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar
Dosen Pengampuh Dr.Suranto, M.Pd
Oleh:
Rusydah
Binta Qur-aniyah (120210302032)
PRODI
PENDIDIKAN SEJARAH
JURUSAN
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
JEMBER
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang
berjudul“ Berpikir
Kritis (Critical Thinking)”. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah
satu syarat menyelesaikan materi kuliah Strategi Belajar Mengajar.
Penyusunan makalah ini tidak lepas dari
bentuk berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis disini menyampaikan terima
kasih kepada:
1. Dr. Suranto, M.Pd., yang telah memberikan bimbingan
dan arahan dalam pembuatan makalah ini.
2.
Teman-teman yang telah memberikan motivasi, dan telah memberikan masukan-masukan
dalam pembuatan makalah ini.
3.
Para penulis yang sumber penulisannya telah kami kutip sebagai bahan
rujukan.
Penulis berharap makalah ini dapat memberikan
manfaat kepada pembaca dan juga membantu pembaca untuk lebih memahami mengenai
materi trategi
Belajar Mengajar. Selain itu penulis juga
menerima segala kritikan dan saran dari semua pihak demi kesempurnaan makalah
ini.
Jember, 5 Oktober 2014
Penulis
DAFTAR ISI
halaman
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan
mempunyai peranan penting dalam suatu bangsa. Pendidikan harus dikembangkan
secara terus menerus sesuai dengan perkembangan zaman. Melalui pendidikan
diharapkan bangsa Indonesia dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan.
Pendidikan nasional bertujuan meningkatkan sumber daya manusia yang beriman,
bertaqwa, berbudi pekerti, berdisiplin, bertanggung jawab, mandiri dan cerdas.
Mengingat akan pentingnya peranan pendidikan, pemerintah terus menerus berupaya
meningkatkan mutu pendidikan dengan seoptimal mungkin. Usaha yang telah
dilakukan pemerintah antara lain perbaikan dan pengembangan kurikulum,
peningkatan mutu guru berupa penataran, pelatihan, seminar serta peningkatan
sarana dan prasarana. Tujuan dari semua usaha tersebut adalah untuk meningkatkan
hasil belajar siswa.
Mengajar
bukan hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi melatih kemampuan siswa untuk
berpikir, menggunakan struktur kognitifnya secara penuh dan terarah. Materi
pelajaran digunakan sebagai alat untuk melatih kemampuan berpikir, bukan
sebagai tujuan. Mengajar yang hanya menyampaikan informasi akan membuat siswa
kehilanagn motivasi dan konsentrasinya. Mengajar adalah mengajak siswa
berpikir, sehingga kemampuan berpikir siswa akan terbentuk siswa yang cerdas
dan mampu memecahkan setiap persoalan yang dihadapi Proses
belajar mengajar dapat berhasil dengan baik apabila terdapat interaksi timbal
balik antara guru dengan siswa dan siswa dengan guru dalam hal kegiatan
pembelajaran dan aktivitas para siswa baik dari kelompok maupun individu.
Melalui pembelajaran yang melibatkan aktivitas siswa, siswa hendaknya dapat
meningkatkan pemahaman dan penguasaan bahan pelajaran.
Keberhasilan suatu proses pembelajaran sangat
dipengaruhi oleh ketepatan pemelilihan strategi pembelajaran yang digunakan.
Strategi pembelajaran merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus
dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara
efektif dan efisien. Proses pembelajaran di dalam kelas diarahkan kepada
kemampuan siswa untuk menghapal informasi. Padahal keterampilan berpikir kritis
merupakan salah satu modal dasar atau modal intelektual yang sangat penting
bagi setiapa orang dan merupakan bagian yang fundamental dari kematangan
manusia. Oleh karena itu pengembangan keterampilan berpikir kritis menjadi
sangat penting bagi siswa disetiap jenjang pendidikan.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan
rincian yang telah dikemukakan sebelumnya, dapat ditarik
rumusan masalah sebagai berikut:
1.
Apa definisi berpikir
kritis (Critical Thinking)?
2.
Bagaimana teori berpikir
kritis (Critical Thinking)?
3.
Apa saja factor yang
mempengaruhi berpikir kritis (Critical Thinking)?
4.
Bagaimana
perkembangan berpikir kritis (Critical Thinking)?
1.3 Tujuan
Sesuai dengan rumusan masalah diatas, tujuan
dari makalah ini yaitu untuk mengetahui
dan memahami:
1.
Mengetahui definisi
berpikir
kritis (Critical Thinking).
2.
Mengetahui teori
berpikir
kritis (Critical Thinking).
3.
Mengetahui
kemajuan factor yang mempengaruhi berpikir kritis (Critical Thinking).
4.
Mengetahui perkembangan
berpikir
kritis (Critical Thinking).